Ketua DPW PWMOI Jabar Soroti Video Karaoke ASN Dinas Pendidikan Garut

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:37 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Polemik mencuat setelah beredarnya video yang menampilkan sejumlah oknum diduga ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Garut tengah asyik bernyanyi karaoke di dalam bus. Rekaman tersebut diketahui diambil saat rombongan mengikuti agenda Pembinaan Disiplin Kerja ASN menuju Yogyakarta. Peristiwa ini menuai sorotan tajam dari Ketua DPW Perhimpunan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Jawa Barat, R. Satria Santika.

Pria yang akrab disapa Bro Tommy ini menilai peristiwa tersebut sebagai gambaran lemahnya sensitivitas birokrasi terhadap persoalan pendidikan yang nyata di lapangan. Menurutnya, kondisi dunia pendidikan di Garut saat ini masih jauh dari ideal, dengan banyak sekolah yang infrastrukturnya tidak layak, keterbatasan fasilitas belajar, hingga kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.

“Yang kita pertanyakan bukan sekadar soal karaoke-nya, tapi soal pesan yang ditangkap publik. Di saat guru dan siswa di pelosok masih berjibaku dengan keterbatasan, aparatur justru mempertontonkan suasana santai dalam agenda yang seharusnya membangun integritas dan disiplin kerja,” tegas Bro Tommy, Sabtu (17/1/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa pembinaan disiplin ASN seharusnya menjadi ruang refleksi serius, bukan kegiatan formalitas yang kehilangan makna substantif.

“Disiplin itu bukan soal absensi atau seragam rapi. Disiplin adalah kesadaran moral, bagaimana aparatur menempatkan diri sebagai pelayan publik yang peka terhadap penderitaan masyarakat. Kalau agenda resmi saja diisi dengan aktivitas yang tidak relevan, wajar kalau publik mempertanyakan kualitas pembinaannya,” ujarnya.

Bro Tommy menilai, kejadian ini harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar klarifikasi normatif.

“Ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan pernyataan normatif atau pembelaan administratif. Harus ada evaluasi serius, siapa yang bertanggung jawab, bagaimana pola pembinaan selama ini, dan apakah benar program tersebut berdampak pada peningkatan kinerja ASN,” katanya.

Sorotan juga ia arahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yang baru, H. Asep Wawan Budiman, S.Pd., M.Si., serta jajaran struktural di bawahnya.

“Pak Kadis yang baru punya momentum emas untuk melakukan pembenahan. Tapi pembenahan itu harus sistemik, bukan kosmetik. Libatkan semua unsur, mulai dari sekretaris dinas, para kepala bidang, pengawas sekolah, kepala sekolah, hingga korwil pendidikan. Kalau tidak, budaya kerja yang lama akan terus berulang,” tandasnya.

Ia juga meminta instansi pengawas seperti Inspektorat dan BKPSDM agar tidak tinggal diam.

“Jangan sampai ini dianggap hal biasa. Inspektorat dan BKPSDM harus turun, memastikan pembinaan ASN berjalan sesuai aturan dan etika birokrasi. Kalau perlu, buka hasil evaluasinya ke publik agar transparan,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Bro Tommy menegaskan bahwa kritik ini bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan di Garut.

“Kritik ini lahir dari kepedulian. Pendidikan adalah fondasi masa depan daerah. Kalau birokrasi pendidikannya tidak serius dibenahi, maka yang dirugikan adalah generasi kita sendiri,” pungkasnya.

(Tim)

Berita Terkait

Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan
Syukuran HUT ke 2 Michael Uli Ginting, Ketua PAC GRIB Jaya Medan Helvetia Yapto Ginting Salurkan Bantuan 600 Kg Sembako ke Dapur Umum GRIB Jaya Medan
Chairum Lubis SH Rayakan Usia ke-49: Terus Mengabdi, Merawat Sinergi dan Kebersamaan
Sepiring Nasi, Sejuta Harapan: Kisah Prida Sipahutar di Tengah Kepedulian GRIB Jaya Medan
Munjirin Dorong Pelajar Al-Azhar 19 Ciracas Jadi Duta Pilah Sampah di Rumah
Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan
Kemenimipas Salurkan Bantuan bagi Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kondisi Rutan Ruteng
Pemasyarakatan Peduli Erupsi Gunung Sinabung, Rutan Kabanjahe Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:24 WIB

Utamakan Keselamatan Tim Gabungan Perketat Penjagaan Zona Merah Gunung Sinabung 

Rabu, 9 September 2026 - 21:59 WIB

Danrem 023/KS Tinjau Pos Pengamat Gunung Sinabung, Pastikan Kesiapsiagaan Pemantauan Aktivitas Vulkanik

Rabu, 9 September 2026 - 18:14 WIB

Kapolsek Simpang Empat Salurkan Bantuan Kapolres Karo Kepada Lansia di Desa Sukatepu Pasca Erupsi Sinabung 

Selasa, 8 September 2026 - 21:20 WIB

Polsek Simpang Empat Salurkan Bantuan kepada 208 KK Warga Kuta Tengah Pascapengungsian

Selasa, 8 September 2026 - 21:10 WIB

Kapolsek Laubaleng Sambangi Sekolah, Himbau Pelajar Jauhi Tawuran dan Balap Liar

Selasa, 8 September 2026 - 21:00 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Kandibata

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

BNPB Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi Erupsi Sinabung

Selasa, 8 September 2026 - 06:37 WIB

Rutan Kabanjahe Ikuti Pengarahan Dirjenpas, Tekankan Penguatan Pengamanan, Disiplin, dan Tata Kelola Pemasyarakatan Kepada Seluruh Jajaran

Berita Terbaru