MEDAN –
Program makan siang gratis yang digelar di Dapur Umum GRIP DPC Kota Medan di Jalan Sei Serayu No. 29, tepat di depan Masjid Nurul Huda, terus menjadi bukti nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.
Memasuki lebih dari dua tahun pelaksanaannya, program ini tidak pernah berhenti menghadirkan kebahagiaan bagi warga dari berbagai latar belakang.
Buruh harian, pengemudi ojek online, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat sekitar datang setiap hari untuk menikmati hidangan yang disajikan dengan penuh keikhlasan.
Ketua OKK DPC GRIB Jaya Kota Medan, Dudi Efni Pasaribu, Kamis (02/06/2026) kembali mengajak seluruh masyarakat tanpa memandang agama, suku, maupun status sosial untuk memanfaatkan program tersebut.
Menurutnya, dapur umum bukan sekadar tempat makan gratis, tetapi menjadi ruang kebersamaan yang mempererat persaudaraan.
“Silakan datang, siapa pun boleh makan di sini. Kami hanya ingin beribadah melalui berbagi. Jangan pernah membedakan suku maupun agama dalam berbuat baik, karena kebaikan akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujarnya di sela kegiatan.
Suasana penuh kehangatan tampak mewarnai kegiatan makan siang tersebut. Anak-anak, mahasiswa, pekerja, hingga para pengemudi transportasi online duduk bersama menikmati menu hari itu berupa ikan sambal asam padeh, tumis kacang panjang, dan aneka lauk lainnya.
Banyak warga mengaku telah beberapa hari bahkan rutin datang karena selain cita rasa masakan yang lezat, mereka juga merasakan suasana kekeluargaan yang jarang ditemukan di tempat lain.
Dudi Efni menjelaskan bahwa program makan siang gratis dilaksanakan setiap hari, kecuali hari libur nasional, mulai pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Seluruh kegiatan dapat terus berjalan berkat dukungan Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan, Ferdy Sanjaya Sembiring, Ketua DPC Rudy Ginting, serta para dermawan yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat.
Ia berharap seluruh pihak yang telah berkontribusi senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kemudahan rezeki, dan keberkahan oleh Allah SWT.
Menutup pembicaraan, Dudi kembali mengingatkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian merupakan kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang harmonis.
Melalui program makan siang gratis ini, GRIB Jaya Kota Medan ingin terus menanamkan nilai persatuan, saling menghormati, dan berbagi tanpa memandang perbedaan. “Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar semboyan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Apa yang kita tanam hari ini, itulah yang akan kita tuai di kemudian hari. Semoga dapur umum ini terus menjadi ladang amal dan membawa manfaat bagi masyarakat Kota Medan,” pungkasnya.




















